03 Maret 2010

Bogor di siang hari, panas dan berdebu.
Suara klakson angkot, pejalan kaki yang berjalan sembarangan tidak di jalur trotoar karena "si trotoar" dikuasai oleh pedagang..
Memang cukup ribut, tapi ketika dinikmati..emmh..asyik juga.


Sesungguhnya nikmat Allah mana yang kamu dustakan-
Fabiayyii 'alaairobbikumaa tukadzibaan..

Semoga tidak salah, karena sedang tidak buka Al Qur'an sekarang.
Yang jelas, Ayat ini ada di dalam QS Ar Rahman..

Kenapa aku ingat ayat tersebut?
Ketika sehat lahir dan batin, dunia akan bisa ternikmati.
Lebih syukur lagi, jika "rekening" juga sehat..hehe.


Bogor-Depok.....Depok-Bogor..!!
Macet..!!


.

01 Maret 2010

Si "Abang"

 
Kami biasa memanggilnya dengan sebutan "Abang", karena orang tuanya membiasakan seperti itu. Keluarganya adalah tetangga dekat kami, meskipun hanya tinggal menghitung hari mereka akan pulang kembali ke Aceh.

"Abang" baru 4 tahun..
Berkulit bersih, senyumnya manis, dan berambut sehat.
"Abang" sangat menawan. Seperti anak-anak sehat kebanyakan..
Tapi "Abang" tetap beda dengan anak-anak seusianya..
Dia belum bisa bicara, namun juga tidak bisu atau tuli..


Aku sering memperhatikan dari depan pintu, ketika "Abang" sibuk dengan mainannya.
Dia terlihat tidak peduli dengan lingkungannya. Seringkali dia melakukan aktivitas yang sama secara berulang-ulang..
Abang asyik sendiri dengan dunianya tanpa peduli apa yang terjadi di sekitarnya..

Namun ketenangan "Abang" itu akan berubah drastis tiba-tiba..
"Abang" akan histeris sekali, meronta kuat-kuat dan seperti orang kalap. Jika dia kaget atau tidak nyaman..

Aku melihatnya sendiri kisah anak autis yang dulu hanya aku lihat dalam sebuah film Mercury Rising atau dari buku-buku.
Sesuatu yang biasa bagi kita atau bocah-bocah seusianya, bisa membuat "Abang" ketakutan setengah mati.
Seperti sore kemarin, "Abang" hampir melompat pagar pembatas lantai 2 tempat kami tinggal..
Benar-benar di luar kendali, susah ditenangkan kembali..


"Abang"..
Bocah kecil yang memberi aku tambahan rasa bersyukur, 
bahwa semua manusia dilahirkan sempurna dengan satu paket yang berupa kelebihan dan kekurangan.
Semua kekurangan bisa menjadi sumber kejayaan, 
sedangkan semua kelebihan bisa menjadi sumber kehancuran..


Jalanmu masih sangat panjang, "Abang" kecil..!!!
Masih sangat besar harapan sembuhnya..



(Bogor, Beberapa hari mengenal Isfahan-balita Penderita Autis) 




19 Februari 2010


When i breath, when i eat..
Thank you Allah..!!


In the night or in the day..
feel all right or not so strong..
Thank you Allah..!!

The sky is clear, The air is cean, The land is green.. 
Thank you Allah..!!

 





13 Februari 2010

"Bayi" 1 tahun yang cantik menemaniku...
Indahnya jalan-jalanku pagi ini bersama teman kecilku ini. Udara Bogor yang sejuk-sejuk panas, meskipun angkot-angkot sudah memadati jalanan..
Mumpung belum hujan, kita berdua jalan-jalan..

Pandanganku tertarik pada sesuatu yang baru aku baca lewat brosur kemarin.
Ada sebuah perumahan baru.
Rumah mungil, asri, sepi tapi dekat dengan fasilitas, dekat dengan jalan angkot tapi tidak langsung bertemu muka jadi terlindung dari polusi, uang muka dan cicilan murah relatif pula.
Ada halaman yang lumayan/cukup untuk tempat bermain. View-nya bagus pula.
Rumah yang menarik.
Pengeen..!

Aku tanya pada teman kecilku, " Adek suka?"

Tetap diam, tetap terayun-ayun menikmati musik lembut yang aku dengarkan di telinganya. Tentu saja dia tidak mengangguk, tidak pula menggeleng. Sepertinya dia lebih menikmati duduk di gendongan ranselnya. Namanya juga Bayi 1 tahun..hehe.

Hemmh..pulang saja deh. Hari ini cukup lihat-lihat saja.
Dari jauh terdengar lagu peterpan terdengar..

"Lupakan semua, tinggalkan ini..
      Aku akan tenang dan kau akan pergi..
            Berjalanlah walau habis terang,
                    Ambil cahaya cinta untuk menerangi jalanku..
                         


(Bogor, jalan-jalan bersama ponakan kecilku-Rania)


11 Februari 2010

Bangun dong, Ipang..!!

  
Judulnya kaya Judul serial Lupus ya? Emang pas untuk temanku yang satu ini.
Emmhh…
Aku memandang wajahnya dari samping dengan “effect” siluet, “Wah, mirip Lupus..! Coba pake tambahan permen karet yang dah ditiup besar..wah, tambah mirip..!”

Ipang namanya..
Dalam film kita yang berjudul “Timor 3 love story”, Ipang berperan sebagai anak lelakiku..hehe.
Sudah tua-tua masih suka main “film-film”-an ya?
Yah, kan ada petuah bijaknya bahwa..
Menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan..
(Betul..?? hehe)

Anak lelakiku, Ipang ini..
Meski penampilannya still cuek, tapi anaknya cakep lho. Tengil-tengil dikit..
Rambut rada gondrong, dengan baju pas di badan dan berkulit bersih. Sorot matanya tajem berbulu mata tebal dan lentik, walaupun badannya terbilang ceking..
(Ceking dalam bahasa indonesia  mah kurus, begitu ya pembacaku yang tidak bisa bahasa jawa..)
Wajahnya berkesan tanpa dosa. Ipang memang “amat” menarik (maksudnya “amat”nya yang menarik..hehe)
Karakter diam yang penuh misteri dan ganteng yang tanpa basa-basi, terus terang membuat nggak sedikit cewek yang melirik ke Ipang..
(Terutama yang merasa duitnya dipinjem Ipang..hihihi)

Sebenarnya, awal kenalku dengan Ipang..ahh, biasa saja.
Tapi, setelah aku benar-benar kenal Ipang, ketika kami sama-sama bertugas dalam sebuah tugas, pelan-pelan (bener-bener pelan-pelan), barulah saya tahu..
Bahwa diamnya Ipang ternyata punya sesuatu yang lain, yang saya anggap dahsyat sekali..
(Ceileee..dahsyat..?)
Apakah itu?
Apa ya.? Emmh..baru saya pikirkan juga apakah itu..hihihi.

Ipang punya gaya yang “Ipang bang-geets’..
Ipang yang kucing (malu-malu), kalau berpapasan dengan cewek yang disukai. Setelah moment ketemu cewek seperti itu, biasanya Ipang akan datang, kemudian bilang dengan nada mengadu..” Aku kan senang. Kalau senang kan jadi malu..hi..hi..hi..!”
Benar-benar menggemaskan untuk dijitak..

Tapi Ipang juga punya sisi payah juga..
Setelah melakukan interview dengan respodennya langsung yaitu si Ipang sendiri, bahkan telah dibuktikan pada beberapa hari yang lalu, Ipang memang payah dalam hal bangun pagi.
Bagi Ipang, matahari itu bukan terbit dari timur, tapi dari tengah..hehe.
Tapi dari pengamatanku sebagai “simbok”nya yang baik ketika di NTT, Ipang bukannya tidak bisa bangun pagi. Dia Cuma tidak mau saja.
Mungkin sengaja, biar ayam-ayam tidak tersaingi olehnya. Jadi, Ipang sengaja bangun telat biar ayam-ayam tidak malu karena keduluan.
(wikikikik..!)

Oh iya..
“Anak lelakiku” Ipang ini, punya cita-cita besar lho..
Yaitu selau kepengen membalas surat-surat dari para penggemarnya baik “surat” berupa sms, FB, atau sejenisnya. Bahkan penggemar yang tidak mengirim pun dibalasnya juga..(hehehe, kerajinan euiiy..).
Tapi sebagai simbok yang baik, maka aku akan berkata “ “Lanjutkan, anakku..!” Begitu nasehatku.
(hihihi..sama-sama kurang 1 ons..!)

Tapi, aku punya pengalaman spiritual dengan anak laki-lakiku, Ipang ini..
Pada suatu hari..
Demi tugas, kami berdua menuju sebuah kecamatan pemekaran yang menjadi bagian dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT bernama Fatukopa.
Medan yang berat, susah untuk diceritakan. Kecuali lewat gambar/foto..
Berdua naik motor yang serasa naik kuda. Tapi untunglah Ipang punya kemampuan naik motor yang baik..
Meski mulutku tak henti-henti mengomel, hati ketar-ketir, diiringi doa tak henti-henti, tapi akhirnya dengan perjuangan yang kompak, dibuktikan dengan tetap di satu motor (Yaa iyalah..memang tidak ada motor lain, hehe)..kita bisa keluar dari medan sulit itu dengan selamat.
Benar-benar “spiritual” kan? Meskipun dzikirnya lebih banyak dengan omelan-omelan yang membuat Ipang sebagai pemegang “kemudi”motor Bete minta ampun..hehe.

Anak lelakiku yang menawan..
(Uiih..!)
Semua kenangan indah itu akan menjadi semakin indah. Bagaimana kita selalu “bertikai” karena berebut wilayah kekuasaan untuk posisi ngentry yang nyaman, bagaimana rebutan air bersih ketika tinggal di tempat yang susah air, rebutan apa lagi ya? Ahh, rebutan yang tidak penting-penting begitu adalah keseharian kita..
Aku juga akan selalu ingat, bagaimana kau membuatku menangis ketakutan ketika hari pertama di basecamp yang berupa rumah dikelilingi hutan kemiri, dinding retak-retak dan sudah lama tidak berpenghuni, gelap tanpa listrik dan sepi, yang konon cerita beberapa orang, sering ada penampakan.
(Hiiiiy..!)
Tapi aku juga akan mengingat, bagaimana memelasnya ekspresi wajahmu setelah kepalamu digigit kalajengking.
(Benar-benar jadi tidak tega menjitaknya..oohh..!)

Oh iya, ada satu hal lagi tentang anak lelakiku ini..
Ipang butuh “sesaji” setiap harinya. Tidak perlu muluk-muluk, Cuma kopi dan rokok saja. Itu makanan pokoknya. Mungkin nasi hanya camilan saja baginya, hehe.

Emmhh..cukup susah menuliskan sesuatu yang agak “pujangga-isme” untuk anak lelakiku ini.

Eits tapi tunggu dulu Ade’..
Ada pantun untukmu nih..

Jalan-jalan ke pinggir empang
Nemu guci buatan Jepang
Hati siapa yang tidak bimbang
Jika ketemu Ipang tersayang
(Cieee..!!)


Ah, ada satu lagi De’..

Ada gula..
Ada semut..
Biar gila..
Tapi Imut..
(Lahyaaww..!Hihihi)

Sudah ya, cukup 2 pantun saja..(kaya iklan KB, 2 aja cukup! Hehe..)
Bagi pembaca yang penasaran, silahkan membuktikan keimutan anak lelakiku ini via facebooknya..Ipank Curank..yah!

Dan..
Apapun yang terjadi De’.. 
Aku akan tetap memanggilmu..” De’ Ipaaaaangg..!!!” 
Dengan tambahan..” Dek Ipaaang…banguuuun..!!!”


                                                                                                 Sweet memories dari NTT bersama DG-ers,
Special untuk Ipang



09 Februari 2010

Si “Tante Amerika” Cantik-ku..

Sister yang ingin aku bicarakan ini adalah seorang cantik. Lensa matanya berpijar seperti bintang, dengan bulu mata yang lentik. Sangat cantik..
Tidak percaya? Harus percaya..
Kalau tidak percaya, buktikan dengan meng-Add  nama Dyah Kartika di Facebook kalian..(Lho, malah iklan ya?hehe)

Sister-ku yang satu ini..
Merupakan salah satu contoh AJM…kepanjangan dari Anak Jawa Modifikasi..hehe.
Secara hukum KTP, dia lahir dan berdomisili di Yogyakarta. Namun wajah-wajahnya, tidak  begitu menyiratkan seorang pribumi jawa. Menunjukkan nuansa sedikit ada india atau arab, atau mungkin agak sumatera.
Entahlah..
Yang jelas sister-ku ini cantik meskipun terlihat judes pada kesan pertamanya..hehe. Jadi untuk hal ini, jangan percaya pada kesan pertama ya..
Tapi, Itulah sebabnya kenapa cocok dengan julukan “Tante Amerika”..
(Hehe maaf ya Diy..!)

Salut sekali dengannya..
Sister-ku ini bukan tipikal wanita lemah dan manja. Malah cenderung perkasa. Bisa angkut-angkut, tebang pohon, nyangkul..(hehe, tidak ding..!).
Seorang yang mandiri dan “nekad” berani. Kenapa ada kata “nekad”nya? Karena sering membuat khawatir dengan pergi sendirian di daerah yang sepi/rawan, tidak pulang-pulang pula.

Bagi sister-ku ini..
Dia punya kata-kata mutiara bahwa “NO WATER-NO CRY, NO BATHE-NO CRY” juga. Waterproof  euiiy..!! hehe.
Menyesuaikan kondisilah..
Dia juga punya hobby cuci piring..
Sehingga, demi menghormati hobby-nya maka teman-teman mempersilahkan “tugas mulia” itu untuk dilakukan olehnya.
(hihihi..padahal terpaksa ya jeng, karena tidak ada yang beranjak untuk cuci piring..hehe..)
Sebagai kolega yang baik, maka aku akan mendampinginya dengan menerima piring yang sudah bersih atau bilas-bilas saja..hehe. Kerjasama yang bagus bukan?
Meski tidak selalu sih, hehe.


Tapi, meski terlihat gagah, tegar, perkasa..
“Tante Amerika” cantik yang satu ini, sangat sensitif perasaannya. Jika jiwa sensitifnya keluar, mungkin lihat film donald bebek bisa nangis tersedu-sedu dia..(lagi-lagi tidak ding..!)
Yang jelas..
Dia cukup peka dengan semua hal yang terjadi. Dia sangat hati-hati dengan hal-hal yang dilakukan. Hanya saja, seringkali emosinya tidak stabil jika sudah merasa agak tertekan terhadap sesuatu yang membikin perasaanya tidak baik-baik saja.
Namun, sejauh ini..
Sister-ku ini adalah seorang pengendali diri yang baik.

Aku ingat..
Pada suatu hari di Noemuti, Dikau pernah berkata..
“ Ketika aku banyak melalaikan Tuhan, seringkali Tuhan menamparku dengan sebuah masalah atau kejadian-kejadian..”

Sebuah kalimat yang layak direnungkan tidak hanya untukmu, tapi untuk aku, dan teman-teman pembaca semua..
Bahwa..
Ada satu kekuatan yang berada dia atas segala kekuatan yang ada. Percaya bahwa Tuhan itu ada..
Setujuu..!!!

Ah, “Tante Amerika” cantik-ku..
Teruslah menjadi wanita yang tegar dan perkasa. Manja-manja dikit bolehlah, untuk yang special-special saja manjanya.
Tetap jadi sister-ku ya.
Sebuah pesan untuk “Tante Amerika” cantik-ku.
Tidak ada sesuatu di dunia ini yang sempurna, sayang..
Kesempurnaan manusia adalah memiliki kelebihan dan kekurangannya sekaligus.
Ketika yakin semua hal yang kita kerjakan atau kita inginkan sempurna, ternyata Tuhan bekerja dengan memberikan sedikit cela di sana.
Jangan langsung patah semangat ya..!



Sweet memories dari NTT bersama DG-ers,
Special untuk Dyah Kartika



Mr. Cinn…!!

Pagi yang indah di Kefamenanu Selatan.
Tiba-tiba, ada seorang laki-laki muda menyapa..” Selamat pagi, Cinn..!”
Ah, ternyata temanku sendiri..

Mr. Cinn tentu saja bukan nama sebenarnya. Awalnya, sama sekali belum kenal. Belum pernah ketemu muka dan nama.
Namun..
Kita sudah “dekat” meski aku belum hafal namanya.
(Lho, kok bisa dekat tapi belum tahu nama?)
Tentu saja, karena kita bersebelahan duduk di dalam bus yang membawa kami dalam perjalanan menuju Surabaya.
Dekat kan..? Cuma beberapa sentimeter..hehe..!

Mr. Cinn..
Adalah seorang yang pendiam kelihatannya, relatif cool, rapi dan “berwajah wudhlu”. Namun meski tidak terlalu banyak bicara, sekali berkomentar..maka ucapannya ibarat “smash” dalam pertandingan bulutangkis.
Jika tidak siap dengan tangkisan ucapan, terasa seperti mencela atau bahkan meremehkan lawan. Itu kata teman-teman.
Tapi bagiku, Mr. Cinn mah baik-baik saja kok..hehe.

Perawakannya..
Sedang cenderung kurus, Tidak pendek tapi juga tidak begitu tinggi dan  berkulit putih. Bayangkan, efek matahari NTT yang terasa menyengat dan menghitamkan kulit, tapi tidak begitu berefek di kulit Mr. Cinn. Hanya memerah sedikit saja, yang akan hilang beberapa saat kemudian.

Pada suatu malam diiringi bisingnya suara genset..
Aku dan Mr. Cinn bercengkrama di ruang tamu..(Serasa ruang tamu itu milik berdua..hihihi..)
Padahal, milik kecamatan tuh karena rumah dinasnya camat. Lagipula, di ruang tamu itu ada 10 orang lagi yang duduk merata sampai ke teras rumah. Mencari posisi duduk yang nyaman sambil melakukan kesibukannya sendiri-sendiri.
Ada yang main gitar, ada yang sms-an, ada yang ngobrol, nyanyi, ngopi, njemur baju, nyuci, jahit, nyulam..(4 aktivitas terakhir yang disebutkan boong bangeets, hehe) 
Tapi aku dan Mr. Cinn pilih ngobrol..
Aku bertanya, “ Jika ada kesempatan keluar negeri, negara mana yang ingin kau kunjungi..?
Mr. Cinn balik bertanya, “ Kamu sendiri?”
Aku jawab, “Aku ingin ke Belanda dan Jepang selain ke Mekah tentunya.
Mr. Cinn menjawab, ”…………………………………………………….”
(Lho kok titik-titik? Penasaran kan?)
Masalahnya bukan karena rahasia atau bagaimana, tapi karena aku lupa jawaban pastinya. Seingatku Mr. Cinn menjawab Jerman.
Nhaa..sebelum kena protes karena salah, jika Mr. Cinn membaca tulisan ini, lebih baik diisi dengan jawaban yang benar ya..hehehe.

Obrolan yang lumayan lama..
Banyak cerita tentang rencana, keinginan, pengalaman, dan lain sebagainya yang menjadi bahan obrolan kita. Hanya satu yang tidak kita bicarakan yaitu tentang hati..hehehe..
( Becanda lho Mr. Cinn..)

Pada kesempatan lain, Mr. Cinn pernah berkata bahwa..

Ketika kamu merasa takut dengan sesuatu..
Pandanglah lekat-lekat “sesuatu” yang membuatmu takut itu..
Perasaan takut itu hanya godaan dari khayalanmu yang tidak nyata..
Semakin kau cermati dengan seksama sumber takut itu..
Kau tidak akan takut lagi..
Karena tidak ada yang perlu ditakutkan disana..

Kalimat itu diucapkan oleh Mr. Cinn pada waktu aku cerita bahwa aku takut dengan gelap dan sepi..
Meski aku sudah mencoba melakukannya, tapi tetap saja rasa takut itu berkuasa.
“ Yaah..gimana lagi Mr. Cinn..namanya juga penakut, hehe..!”

Sekarang..
Kita kembali ke dunia masing-masing. Mr. Cinn adalah bagian skenario Tuhan, sehingga aku bisa bertemu dengannya.
Ah, jadi ingat..
Kita pernah berkhayal, ingat tidak? Pasti jawabanmu..”Tidaaak..!”
Yaitu ketika ingin mengikuti sebuah lomba menulis. Dimana aku juara satunya dan Mr. Cinn juara duanya..hehehe.
(Memang ambil menangnya sendiri ya aku, hehe)
Tapi ternyata sekarang naskahmu sudah mau diterbitkan. Turut bahagia sekali, semoga benar-benar terjadi dan best seller..! Amin..

Sebuah kalimat untuk Mr. Cinn..
Sebuah perjuangan..
Selalu dimulai dengan kesabaran..
Dan diakhiri dengan kepasrahan..

Saling mendoakan untuk perjuangan kita masing-masing ya..!!




Sweet memories dari NTT bersama DG-ers,
Special untuk Rudi