01 Februari 2010

"Laki-Laki"-ku..


Ini adalah tentang seorang laki-laki istimewa dalam kehidupanku.
Sangat..sangat istimewa..
Seorang laki-laki bersahaja, yang selalu mengajarkanku tentang sebuah kesahajaan dan rasa bersyukur kepada Tuhan..
Laki-laki yang tidak selalu memberikan apa yang aku mau tapi selalu memberikan apa yang aku butuhkan..
Laki-laki yang sering memberiku kejutan-kejutan kecil yang menyenangkanku..
Baginya, aku adalah gadis “pembangkang”nya yang sangat patuh..
Ah, laki-laki ini selalu membuatku merasa spesial..

Sentuhan tangannya sangat lembut ketika membelai kepalaku..
Sensasi “bulu kucing” sangat terasa ketika wajahnya menyentuh pipiku, meski sering membuatku protes..
Dia hanya akan tertawa menanggapi protesku..
Punggung telapak tangannya terasa kasar ketika kusentuhkan jidatku di sana, namun aku sangat menyukai itu..

Laki-lakiku sepanjang masa..
Kami melewatkan waktu dengan mengomentari banyak hal ketika sedang menunggu kereta di stasiun..
Dia akan melambaikan tangannya, tersenyum dan menatapku sampai kereta berjalan menuju tujuannya..
Senyuman khasnya yang bagi orang mungkin tidak manis, tapi sangat manis bagiku..
Senyuman yang juga selalu terkembang ketika melihatku turun dari kereta..
Laki-laki itu selalu menanti kedatanganku, menyambutku dan menggandeng tanganku meninggalkan stasiun..

Laki-laki bersahaja ini akan selalu mencuri hatiku sepanjang masaku..
Aku dan dia, tidak terpisahkan..
Sayang, dia pergi sebelum menuntaskan “tugas” terakhirnya kepadaku..


Sekarang..
Aku hanya bisa menatapnya ke dalam ketiadaan sejak waktu itu..
Dia ada di sana, tapi tidak juga ada di sana..
Dia berdiri menatapku dengan tatapan malaikatnya..
Tidak perlu aku ragukan lagi..
Dia selalu ada..
Dalam dunianya yang jauh lebih rumit dengan duniaku..


Dia tidak pernah meninggalkanku dalam ketiadaannya..
Dia, adalah laki-laki yang sangat mencintai aku.
Kami saling mencintai..
Laki-laki ini adalah BAPAK-ku..




(In memoriam for my hero-my father)
Kangen sekali malam ini..!






30 Januari 2010

Hidup Itu Adalah..
Sebuah Petualangan Yang Bertanggung jawab

Propaganda-ku..



Bisa tidur dengan nikmat itu anugrah. Percaya? Harus itu..
Buktinya, mataku sudah sangat lelah sejak tadi sore. Tapi otakku belum kompromi untuk diajak tidur. Jadi, mending nulis saja deh..

Tiba-tiba aku teringat dengan kalimat seorang teman beberapa waktu lampau..
 “ Beritahukan rencana atau cita-cita hidupmu kepada orang lain..”
Satu komentar dalam hati saat itu adalah..” Wah, kalau tidak tercapai kan malu..”

Ups, Tapi kalau aku pikir-pikir..????? Emmhh..

Seringkali kita ingin melakukan suatu hal positif dan manfaat dalam hidup, tapi belum juga dilakukan. Entah sekedar malas memulai atau tidak tahu cara memulainya..
Jika itu terjadi, tidak salah jika kita mencoba untuk melakukan sebuah “propaganda” kepada orang lain.

Tapi ada syaratnya..
Jangan memilih obyek propaganda itu dari orang-orang yang suka mencibir, meremehkan atau mematahkan semangat orang lain.
Sebagai penjagaan diri agar tidak difitnah sok pamer atau omong besar, lakukan propaganda itu dengan kalimat-kalimat teduh seperti..”Insyaaallah, akan saya kerjakan”.. “Mudah-mudahan”..”Jika Tuhan mengijinkan”..dan sejenisnya.

Konon cerita, Dengan mengatakan keinginan positif kita kepada orang lain, akan banyak yang mengucapkan “amin” untuknya. Berharap besar Tuhan akan mengabulkannya.
Secara tak langsung, akan menciptakan sugesti atau sekedar semacam teguran pada diri sendiri bahwa kita telah berjanji bukan?

Nhaa..sekarang, aku ingin katakan keinginanku pada kalian. Bagi pembaca tulisanku ini, satu hal yang “wajib” kalian lakukan adalah cukup mengamininya dengan tulus..

Keinginanku itu adalah..
AKU INGIN SEKALI BISA PERGI KE MEKAH
UNTUK NAIK HAJI ATAU UMROH..

Amini yaa.. !!!
Barokallahu Fiikum..



Sekilas, sebuah masalah akan terlihat seperti benang kusut yang susah menguraikannya untuk mencari ujung dan pangkalnya. Tapi dengan berpikir positif, sebuah masalah akan terasa seperti sebuah anak tangga..

Kenapa seringkali Allah membuarkan kita “Jatuh”..?
Karena Allah ingin menunjukkan bagaimana cara kita untuk “bangun”.

Masih sebuah kefutur-an. Tentang beberapa kiat spiritual yang seringkali disadari, namun belum terlakukan dengan pasti..
(ini aku lho, bukan kalian. Sadar diri kalau spiritualku masih standar sekali..hehe).
Yaitu..
  • Membaca al qur’an dengan melibatkan emosi
  • Baca terjemahan Al Qur’an teruatama ayat-ayat penggugah semangat
  • Lakukan sholat tahajud, upayakan diri agar bisa menangis
  • Baca shirah Nabi Muhammad  SAW
  • Ingat mati

Saya menulis untuk memotivasi diri saya, nah..jika kalian baca tulisan ini, silahkan dilakukan untuk membuktikan sendiri efeknya. Ber fastabiqul khoirot-lah..

Hidup itu mahal, so..
Tutuplah malam hari dengan doa dan janji kepada Allah untuk bersemangat mengisi esok hari..

Tidak ada yang bisa membuat kita kecewa kecuali diri kita sendiri. Jadi, bersainglah dengan diri sendiri agar kita semakin kuat..


(Untuk, semangatku hari ini dan selanjutnya)

27 Januari 2010

Aku merasa kacau sekali malam ini..
Sueeerrr..........!!!

Mencoba benar-benar bijaksana itu susah juga. Ah, tapi harus tetap dicoba.
Hadapilah kenyataan..!!
Yakinlah, bahwa kesedihan akan segera berakhir karena hari-hari akan terus berputar ..

Biarkan hari-hari melakukan apa yang mereka mau..
Relakan jiwamu jika  qadha telah ditetapkan..
Jika qadha telah turun..
Tidak ada yang sanggup mencegahnya, tidak juga langit dan bumi..
                                                           

Satu nasehat telah aku baca, tapi hatiku masih terasa sesak..??
Semangatlah..wahai diriku. Selalu ada TuhanMu!!

Wahai Tuhanku..
Aku harap Engkau tetap bersikap manis ketika semua hal menjadi terasa pahit sekarang
Aku harap Engkau tetap ridha
Semua yang di atas tanah itu adalah "tanah"

Ah, sudah berapa banyak aku telah mengeluh? Hemmh..

Jika masih sehat, bisa makan, hidup aman dan nyaman..katakan kepada dunia :
"SALAM SEJAHTERA..!"


Sudut kamarku, 01.06 WIB


Sebuah ruangan dengan jendela yang tertutup rapat..
Tanpa teman bahkan hanya sekedar sebuah bayangan..
Dengan emosi yang hancur..
Jangan tanya apakah itu berarti..
Tapi jangan biarkan juga akan membuatku mendendam..
Cukup hanya sebuah perasaan kesal yang akan hilang ketika terbangun di esok hari..
Mulai saja sekali lagi..

Ketika aku berlari dengan kelelahan..
Tanpa tahu cara berhenti..
Selalu berpikir kenapa mereka begitu membuatku kesal..
Bahkan mungkin bahagia ketika melihatku menangis..

Namun sayang..
Aku tidak akan menangis di depan kalian..
Bahkan, Aku akan tetap "HIDUP".. 





26 Januari 2010

Cintaku bukan di atas kertas..
Cintaku getaran yang nyata..
Tak perlu dicari, jiwaku sering saja berkata..
Andai ku bisa mengulang semua..
Kuyakin tiada yang terluka..
Tapi tak mungkin, aku tak berdaya..
Hanya yakin menunggu jawabNYA..

Wah, seandainya Doraemon itu ada. Akan aku cari Dia untuk pinjam mesin waktu. Agar bisa kembali ke masa lampau..
Hehehe...!!